.the blue one.

02 March 2011 4:20 PM Posted by My name is T.Je
Langit ini biru, masih sama seperti yang dulu, biru.
Ku tatap dia dari dekat jendela kamarku.
Sering kubertanya dalam hati, "mengapa warna biru itu selalu diselimuti awan putih? Bisakah kau jelaskan?"
"Tidak."
Sejauh ini belum ada yang bisa menjelaskannya.
Sama seperti yang terjadi belakangan ini.
Kau tahu ini bukan mauku untuk menghilangkan diri dari pandanganmu.
Ini hanya agar kau bisa merasakan bahwa aku sebagai awan putih yang terkadang memberi keindahan di setiap harinya, tapi bisa memberi mendung ketika langit memaksanya untuk menangis. Sadarkah kau akan hal itu?

Meski kau selalu berwarna biru, tapi putih itu tak bisa aku tunjukkan sekarang.
Dia selalu mendung. Entah kenapa.
Jika aku pagi atau siang, bisa aku mengadu pada matahari, awan, atau langit.
Jika aku malam, bisa aku mengadu pada bintang dan bulan.
Jika aku mendung, pada siapakah aku mengadu? Adakah?
Tidak! Tidak ada!!


Kuserup lagi cokelat ini. "Sluurrruuppp..."
Kupikir lagi.
"Yaaa!!"
"Aku bisa mengadu pada hujan."
"Terima kasih cokelat! Kau bisa membuatku mengerti sekarang."
"Terima kasih hujan."
"Bukan!"
"Terima kasih kepada mereka yang bisa menerima hujan tanpa bersungut-sungut. Terima kasih kepada mereka yang membuat langit menjadi hujan. Terima kasih kepada mereka yang memberiku payung, jaket, dan topi sebelum hujan itu ada. Terima kasih kepada mereka yang bisa membuat langit yang mendung itu menjadi biru kembali."

Kembali lagi.
"Kau!!"
"Bisakah kau seperti mereka, membantuku dengan memberiku tempat menampung ketika mendung itu menjadi hujan. Memberi kehangatan bagiku, jika aku mulai membeku karena dinginnya malam itu??"


Mulai meragu.
Entah kapan langit ini bisa menjawab keragu-raguan itu.
Entah kapan mendung ini bisa bertahan tanpa harus menurunkan hujan lagi.
"Mampukah kau membendungnya?"
Itu akan selalu menjadi tanya.


---------------------------------------------------------------------------------------------

0 Response to ".the blue one."

Post a Comment